Rabu, 23 Januari 2013

Konsentrasi Yang Benar

Om Siwa Buddhaya Namah,

Konsentrasi yang benar,

Para sahabatku yang terkasih, kemarin ketika aku pulang dari kerja, ketika aku melintas pada sebuah ruas jalan, aku menyaksikan seorang pengendara sepeda sambil membawa sebuah pesawat telepon genggam, asyik bercakap-cakap dengan telepon tersebut sambil mengendarai sepeda. 
Saking asyiknya dia bercakap-cakap, tanpa disadarinya, dia telah menghalangi para pengendara dibelakangnya, hingga dibunyikan bel beberapa kali, barulah dia menyadari bahwa dia telah menghalangi jalan pengendara di belakangnya dan segera kembali pada jalur yang benar.
Sahabatku yang terkasih, dari kejadian diatas, kita dapat melihat akibat daripada tidak berkonsentrasi. Didalam kehidupan ini, konsentrasi amatlah diperlukan. Apabila kita tidak berkonsentrasi akan dapat merugikan diri sendiri dan juga orang lain.
Banyak diantara kita kurang memperhatikan hal ini. Misalnya seperti kejadian diatas, berkendara sambil nelpon, makan sambil bercakap-cakap, tidur sambil nonton televisi, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang dilakukan tanpa konsentrasi yang baik.
Untuk dapat berkonsentrasi dengan baik, hal ini perlu dilatih. Seperti anak kecil yang belajar berjalan, pertama-tama dia belajar merangkak, kemudian berdiri, berjalan perlahan-lahan, hingga akhirnya bisa berjalan dengan baik. Demikian juga halnya dengan konsentrasi, perlu dilatih pada aktivitas sehari-sehari, mulai dari bangun tidur, mandi, sarapan, bekerja dan seterusnya, semua dilakukan dengan konsentrasi yang baik, hingga lama-lama kelamaan terbiasa dalam konsentrasi.
Konsentrasi amat diperlukan dalam kehidupan ini, bagaikan seorang pembuat panah, meluruskan anak panah hingga dapat digunakan dengan baik, meluncur dan mengenai sasaran dengan tepat, demikian juga halnya dalam kehidupan ini, dengan konsentrasi yang baik kita dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam kehidupan ini dengan tepat.
Semoga kita semua menyadari hal ini dan mulai berlatih konsentrasi dalam aktivitas sehari-hari, hingga akhirnya dapat berkonsentrasi dengan baik. Semoga semua mahluk hidup berbahagia, semoga damai senantiasa.

Om Shanti Shanti Shanti Om.    
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar