Jumat, 18 Oktober 2013
Nasi Sudah Jadi Bubur
Om Siwa Buddhaya Namah,
Sahabatku yang terkasih, ada sebuah pepatah yang mengatakan bahwa," Nasi Sudah Jadi Bubur ". Arti yang sebenarnya adalah apabila nasi sudah menjadi bubur, maka bubur tidak mungkin dikembalikan lagi menjadi nasi. Arti kiasannya adalah apabila kita sudah melakukan sebuah perbuatan, maka tidak mungkin kita mengembalikannya lagi seperti sebelum kita melakukan perbuatan itu, dengan kata lain bahwa perbuatan itu sudah terlanjur kita lakukan.
Sahabatku, sebagai manusia kita sering melakukan kesalahan, walaupun sebenarnya kita ingin melakukan kebaikan. Setiap kesalahan yang kita lakukan tentunya pasti ada akibatnya dan akibat dari kesalahan-kesalahan itu adalah penderitaan.
Penderitaan yang kita alami didalam kehidupan yang sekarang ini adalah akibat dari kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat dimasa silam. Hendaknya kita menerima segala macam hasil perbuatan kita dimasa silam dengan lapang dada, karena itulah yang dinamakan," Karma ".
Memang terasa pahit apabila kita menerima buah dari, " Karma Buruk ", ibarat segenggam garam yang dimasukkan kedalam segelas air.
Walaupun demikian sahabatku, kita hendaknya jangan berkecil hati, jangan pesimis, tetapi selalu optimis, karena akibat dari perbuatan buruk masih bisa kita netralisir dengan mengembangkan, " Cinta Kasih ". Cinta kasih dapat kita kembangkan dengan cara melatih pikiran yang benar, yaitu pikiran yang selalu diarahkan pada kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Setelah kita mampu menguasai pikiran, barulah kita menebarkan cinta kasih keluar, kepada keluarga, orang tua, sahabat dan kepada semua orang.
Ibarat segenggam garam yang diisi dengan sepuluh liter air bahkan lebih, demikianlah halnya buah karma buruk tidak akan begitu terasa apabila diimbangi dengan perbuatan baik yang kita lakukan dengan tulus ikhlas dari hati sanubari terdalam kepada sesama.
Semoga kita selalu bahagia dalam berbuat baik, semoga semua mahluk hidup berbahagia, Om Shanti Shanti Shanti Om.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar