Sabtu, 23 Juni 2012

Om Siwa Buddhaya Namah,

Aku terduduk dalam diam sambil menyaksikan puing-puing kehancuran, tiada lagi deru mesin terdengar, hanya isak tangis kepiluan yang tersisa. Inilah jeritan hati yang tertampak ke permukaan. Akankah berhenti ?, kapankah berhenti ?. Dengarkanlah jeritan itu dari dalam, dengan bisikan dia berpesan," Jagalah dirimu baik-baik, dengan niat baik, dengan keyakinan baik, dengan tindakan baik, baik untuk dirimu, baik untuk semuanya, niscaya engkau akan terselamatkan ".

Semoga semua mahluk hidup terbebas dari penderitaan, semoga damai selalu.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar